Panen Bawang Putih Lokal Bali Digelar di Subak Aya
Panen bersama bawang putih lokal berlangsung di Subak Aya, Babahan, Penebel, Tabanan, pada 23 Oktober 2026. Lahan 2,5 hektare itu memakai empat varietas untuk evaluasi pengembangan di Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tabanan — Panen bersama bawang putih lokal dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Subak Aya, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Udayana dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali.
Lahan pengembangan yang dipanen bersama memiliki luas 2,5 hektare. Empat varietas digunakan dalam kegiatan ini, yakni Bawang Putih Lokal Babahan, Tawangmangu Baru, Lumbu Hijau, dan Cicih. Pengujian tersebut dilakukan untuk melihat varietas yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik lahan pertanian di Bali.
Panen menjadi bahan pengembangan bawang putih Bali
Bagi pembaca di Bali, kegiatan di Subak Aya memberi gambaran bahwa hasil panen kali ini bukan sekadar produksi, tetapi juga bagian dari evaluasi budidaya. Informasi dari lahan tersebut dapat dipakai sebagai dasar untuk menyusun pengembangan bawang putih lokal secara lebih terarah.
Kerja sama perguruan tinggi dan pemerintah daerah juga diarahkan untuk memperkuat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, mulai dari adaptasi varietas sampai evaluasi hasil panen. Pemerintah Provinsi Bali menyebut pengembangan bawang putih lokal berkaitan dengan potensi produksi hortikultura dan ketahanan pangan daerah.
Hasil kegiatan di Subak Aya selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi wilayah lain yang mempunyai kondisi agroekosistem serupa. Pengembangan di Desa Babahan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan meningkatkan nilai tambah bagi petani Bali.
Pada hari kegiatan, perubahan langsung bagi pembaca bukan berupa tarif atau jadwal layanan, melainkan tersedianya informasi mengenai lokasi uji dan varietas bawang putih yang sedang dikembangkan di Tabanan. Evaluasi panen menjadi tahap berikutnya untuk menentukan arah pengembangan komoditas tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Berita Bali
Koster Uji Psikotes 40 Pejabat Eselon II Pemprov Bali
Wayan Koster menggelar psikotes bagi 40 pejabat eselon II Pemprov Bali di Denpasar pada 20 Oktober 2026. Hasilnya dipakai untuk evaluasi penempatan da…
Terbaru di Budaya
Berita utama hari ini

Baca juga




