Denpasar Latih Warga Merawat Lontar Menjelang Saraswati
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar mengajarkan perawatan lontar menjelang Saraswati. Peserta berlatih memakai kuas satu arah dan minyak sereh.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Denpasar — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menggelar edukasi perawatan lontar pada Sabtu, 24 Oktober 2026, menjelang Hari Suci Saraswati. Kegiatan berlangsung di Denpasar dan diikuti 25 siswa SMP Negeri 2 Denpasar serta tiga orang masyarakat umum.
Peserta belajar membersihkan lontar melalui praktik langsung bersama penyuluh bahasa Bali. Kuas digunakan dengan gerakan satu arah, bukan bolak-balik, agar permukaan daun lontar tidak rusak. Bahan perawatan yang dianjurkan ialah minyak sereh sesuai tahapan, sedangkan air cendana tidak dianjurkan untuk membersihkan lontar.
Selain perawatan fisik, kegiatan memperkenalkan nyurat lontar, yakni menulis di atas daun lontar memakai pengrupak. Peserta juga dikenalkan dengan mewacen, yaitu membaca naskah lontar dan tembang tradisional Bali, termasuk Sekar Agung.
Perawatan lontar menjadi keterampilan yang bisa dipraktikkan warga Denpasar
Bagi pembaca di Kota Denpasar, pelatihan ini memberi rujukan dasar untuk menjaga naskah lontar di rumah menjelang Saraswati. Pengetahuan tentang arah gerak kuas dan pilihan bahan membantu mengurangi risiko kerusakan saat lontar dibersihkan.
Pelatihan menyasar pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Edukasi perawatan digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar di kantor dinas pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan praktik langsung bersama penyuluh bahasa Bali. Pada kesempatan yang sama, pelatihan nyurat lontar menyasar siswa SMP dan mahasiswa.
Kegiatan nyurat lontar rutin berlangsung setiap hari Kamis hingga November. Pembukaan ruang pelatihan kembali dilakukan bila ada permintaan masyarakat.
Perubahan yang bisa dipakai pembaca hari itu: saat membersihkan lontar, gunakan kuas satu arah dan minyak sereh sesuai tahapan perawatan, bukan air cendana.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Koster Kaji UMP Bali 2027 di Atas Rp3,4 Juta
Wayan Koster menyebut rentang UMP Bali 2027 yang dipertimbangkan berada di atas Rp3,4 juta dan di bawah Rp5,2 juta. Angka itu belum final dan masih di…
Terbaru di Budaya

Berita utama hari ini

Baca juga





