Omzet Pameran IKM Bali Bangkit Capai Rp33.583.165.527
Disperindag Provinsi Bali melaporkan omzet gabungan Pameran IKM Bali Bangkit dan sejumlah ajang terkait mencapai Rp33.583.165.527 hingga periode yang dilaporkan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Disperindag Provinsi Bali mencatat omzet kegiatan Pameran Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali Bangkit serta ajang terkait mencapai Rp33.583.165.527 pada 12 Oktober 2026.
Angka itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata. Perhitungan tersebut merupakan akumulasi omzet Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 2026, Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026, pameran tahun 2025, dan penjualan pada 2026 hingga 12 Juni 2026.
Rinciannya, omzet PKB 2026 tercatat Rp11.787.845.436. Pameran pada 2025 membukukan Rp17.335.311.450, sedangkan penjualan pada 2026 hingga 12 Juni mencapai Rp2.662.157.146. Jika dua periode terakhir digabungkan, nilainya Rp19.997.468.596.
Catatan transaksi Pameran IKM Bali Bangkit pada 6 Oktober 2026 juga masuk dalam laporan. Penjualan di Gedung Ksirarnawa mencapai Rp7.050.000 dan di Gedung Arda Candra Rp1.560.000, sehingga total transaksi hari itu Rp8.610.000.
Omzet IKM Bali menjadi ukuran ruang promosi produk lokal
Bagi pembaca di Kota Denpasar dan kabupaten lain di Bali, angka ini menunjukkan jalur pemasaran produk IKM masih berjalan melalui pameran dan ajang budaya. IKM adalah industri kecil dan menengah yang memproduksi barang lokal, termasuk kerajinan, sehingga pameran menjadi tempat bertemunya perajin dan pembeli.
Pameran Bali Bangkit berlangsung di lingkungan Taman Budaya Provinsi Bali, termasuk Gedung Ksirarnawa dan Gedung Arda Candra. Lokasi tersebut berada di Kota Denpasar; kecamatan penyelenggaraan tidak dicantumkan.
Perubahan yang bisa dipakai pembaca hari itu adalah tersedianya catatan omzet terbaru sebagai gambaran aktivitas penjualan IKM. Tarif masuk, perubahan jadwal, jalur khusus, atau tenggat transaksi berikutnya tidak disebutkan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kabupaten/Kota
Antrean BBM Picu Kemacetan di Lima Wilayah Bali
Antrean BBM terjadi di lima wilayah Bali dan memicu kemacetan hingga 1 kilometer. Seorang warga Desa Bongkasa pingsan setelah menunggu berjam-jam.
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga


