DPRD Bangli Soroti Dua Mobil Sedot Tinja yang Mangkrak
Dua mobil sedot tinja bantuan pemerintah pusat untuk Bangli belum beroperasi. DPRD mendorong kajian IPLT agar armada dapat melayani warga dan berpotensi menghasilkan retribusi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Bangli — Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, menyoroti dua unit mobil sedot tinja bantuan pemerintah pusat yang belum beroperasi pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Kedua kendaraan tersebut dibeli melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2019. DPRD Bangli mendorong pemerintah daerah segera mematangkan perencanaan agar armada bisa dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan penyedotan tinja sekaligus berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kendala yang disebut dalam laporan adalah belum tersedianya Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kabupaten Bangli. Suastika menilai ketiadaan fasilitas itu tidak semestinya membuat aset pemerintah dibiarkan menganggur. Organisasi perangkat daerah terkait didorong mengkaji pembangunan IPLT.
Dua armada belum memberi layanan bagi warga Bangli
Pengoperasian mobil sedot tinja dapat membantu kebutuhan masyarakat dan membuka peluang penerimaan melalui retribusi jasa penyedotan tinja. Sebelum digunakan, kondisi kendaraan yang sudah lama tidak beroperasi perlu diperiksa untuk memastikan kelayakannya.
Perencanaan IPLT juga diminta tidak dilakukan terburu-buru. Kajian lokasi serta aspek pendukung lain perlu disiapkan agar fasilitas yang dibangun dapat berfungsi dan tidak menimbulkan persoalan baru.
Untuk pembaca di Kabupaten Bangli, perubahan yang ditunggu hari ini adalah belum adanya layanan dari dua armada tersebut. Pemerintah daerah masih perlu menyiapkan kajian IPLT dan memastikan kendaraan layak pakai sebelum operasional serta kemungkinan retribusi jasa penyedotan tinja dapat berjalan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
BMKG Prakirakan Bali Cerah, Bangli Berudara Kabur
Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Bangli menjadi satu-satunya wilayah Bali yang diprakirakan mengalami udara kabur. Suhu diperkirakan 17-21°C dengan kelemb…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





