Kelangkaan BBM Batalkan Trip ke Ubud dan Kintamani
Kelangkaan BBM membuat sejumlah sopir travel membatalkan perjalanan ke Ubud, Tegalalang, dan Kintamani pada 14 Oktober 2026. Kunjungan Air Terjun Tegenungan di Gianyar menurun sejak 13 Oktober.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Gianyar — Sejumlah sopir travel membatalkan perjalanan wisata ke Ubud, Tegalalang, dan Kintamani pada Rabu, 14 Oktober 2026, karena kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Dampaknya terasa di sejumlah tujuan wisata di Kabupaten Gianyar, termasuk wilayah Ubud, Kecamatan Ubud, serta Air Terjun Tegenungan di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati.
Komang Gede Giriyasa, sopir travel yang beroperasi di Denpasar dan kerap mengantar wisatawan ke Ubud dan sekitarnya, mengatakan perjalanan ke Ubud, Tegalalang, hingga Kintamani terpaksa dibatalkan. Pembatalan itu berdampak pada wisatawan asing maupun domestik yang hendak bepergian dengan kendaraan travel.
Perbekel Desa Kemenuh Dewa Nyoman Neka menyebut kunjungan ke Air Terjun Tegenungan mulai menurun sejak Selasa, 13 Oktober 2026. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, pengelola masih melaporkan kondisi kunjungan sepi. Air Terjun Tegenungan berada di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Kelangkaan BBM mengubah rencana perjalanan wisata Gianyar
Bagi pembaca yang hendak bepergian hari ini, perubahan utamanya adalah kepastian kendaraan dan waktu tempuh. Rute wisata dari Denpasar menuju Ubud, Tegalalang, Kintamani, atau Air Terjun Tegenungan dapat batal ketika sopir belum memperoleh BBM. Wisatawan perlu memastikan kendaraan memiliki pasokan sebelum berangkat dan mengonfirmasi ulang perjalanan kepada sopir travel.
Laporan lain pada hari yang sama menyebut masih ada empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Gianyar yang belum menerima pasokan. Antrean kendaraan juga masih terlihat di sejumlah SPBU. Pemerintah Kabupaten Gianyar menyatakan pasokan tersedia, tetapi distribusinya ke beberapa SPBU belum berjalan serentak.
Di Kintamani, Kabupaten Bangli, sopir jeep wisata ikut mengantre Pertalite untuk mengantar wisatawan ke kawasan black lava dan sunrise point Gunung Batur.
Untuk perjalanan pada 14 Oktober 2026, pembaca sebaiknya menanyakan ketersediaan BBM kepada pengemudi, menyiapkan waktu cadangan, dan memeriksa apakah tujuan masih menerima kunjungan seperti biasa. Belum ada perubahan tarif wisata atau jadwal resmi objek wisata yang disebut dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
92 SPBU di Denpasar dan Badung Beroperasi 24 Jam Mulai 13 Oktober
Pertamina dan Pemerintah Provinsi Bali mengoperasikan 92 SPBU di Denpasar dan Badung selama 24 jam mulai 13 Oktober 2026 untuk mengurai antrean akibat…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga




