DPRD Bali Soroti Turunnya Kuota Pertalite di Denpasar
Kuota Pertalite Bali turun dari sekitar 6,2 juta kiloliter pada 2025 menjadi sekitar 5,7 juta kiloliter pada 2026. DPRD mendorong usulan tambahan untuk 2027.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Komisi III DPRD Bali menyoroti kuota Pertalite Bali yang turun dari sekitar 6,2 juta kiloliter pada 2025 menjadi sekitar 5,7 juta kiloliter pada 2026, Rabu (14/10/2026). Pemerintah Provinsi Bali didorong berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk mengusulkan tambahan kuota pada 2027.
Ketua Komisi III DPRD Bali I Nyoman Suyasa mengatakan penurunan alokasi terjadi ketika kebutuhan transportasi, pariwisata, pertanian, dan perikanan meningkat. Usulan tambahan kuota ditujukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Data hingga 30 September 2026 mencatat realisasi penyaluran Pertalite di Bali sebanyak 4.239.187 kiloliter, atau sekitar 74,4 persen dari kuota tahunan sebesar 5.697.778 kiloliter. Sisa kuota untuk periode Oktober hingga Desember 2026 mencapai sekitar 1.458.591 kiloliter.
Kuota lebih kecil membuat pasokan Pertalite perlu dipantau
Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten lain di Bali, angka kuota menentukan ruang pasokan BBM bersubsidi sepanjang tahun. Penyaluran Pertalite juga berkaitan dengan kegiatan harian warga, termasuk perjalanan kerja, distribusi hasil pertanian, aktivitas nelayan, serta mobilitas pariwisata.
DPRD Bali meminta pemerintah provinsi membangun koordinasi dengan Pertamina untuk mengajukan penambahan kuota tahun 2027. Pengawasan penyaluran di tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum tetap menjadi bagian penting agar alokasi yang tersedia sampai kepada masyarakat sesuai kebutuhan.
Untuk 2026, pembaca perlu mencermati ketersediaan Pertalite di SPBU karena sisa kuota yang disebutkan berlaku untuk Oktober sampai Desember. Perubahan yang diumumkan pada hari itu adalah dorongan DPRD Bali kepada pemerintah provinsi untuk menyiapkan usulan tambahan kuota 2027.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
92 SPBU di Denpasar dan Badung Beroperasi 24 Jam Mulai 13 Oktober
Pertamina dan Pemerintah Provinsi Bali mengoperasikan 92 SPBU di Denpasar dan Badung selama 24 jam mulai 13 Oktober 2026 untuk mengurai antrean akibat…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga


