Buleleng Pantau Empat SPBU, Antrean BBM Diperkirakan Reda
Disdagperinkop UKM Buleleng memantau empat SPBU setelah pasokan dari Depo Manggis, Karangasem, terlambat. Antrean diperkirakan berangsur normal dalam satu hingga dua hari.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Singaraja — Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng memantau empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Selasa, 13 Oktober 2026, setelah antrean kendaraan muncul akibat pasokan BBM dari Depo Manggis, Karangasem, terlambat.
Pemantauan menunjukkan pelayanan di SPBU masih berjalan normal, meski antrean terlihat di sejumlah lokasi. Pasokan Pertalite dan solar yang biasanya sekitar 16 kiloliter per pengiriman sempat turun menjadi 8 kiloliter. Pemerintah Kabupaten Buleleng menyebut kondisi itu bukan kelangkaan BBM, melainkan gangguan pada distribusi.
Antrean terjadi setelah sejumlah SPBU menerima BBM lebih sedikit dari biasanya. Depo Manggis berada di Kabupaten Karangasem, sedangkan titik pemantauan berada di wilayah Kota Singaraja, Kecamatan Buleleng. Pembaca yang hendak mengisi kendaraan perlu memperhitungkan waktu tunggu karena antrean masih mungkin muncul selama pasokan belum sepenuhnya pulih.
Pasokan belum maksimal, antrean diperkirakan berkurang
Disdagperinkop UKM Buleleng berkoordinasi dengan Depo Manggis dan pemerintah provinsi untuk mempercepat pemulihan distribusi. Pemerintah daerah memperkirakan kondisi berangsur normal dalam satu hingga dua hari, bergantung pada kelancaran pasokan dari depo.
Pada pemantauan di SPBU Gajah Mada, Buleleng, Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng Dewa Made Sudiarta menyampaikan bahwa pasokan BBM masih aman terkendali. Keterangan itu menjadi dasar bagi pemerintah untuk membedakan antrean akibat distribusi yang tersendat dari kondisi kelangkaan.
Perubahan yang perlu diperhatikan pembaca hari ini adalah waktu layanan di SPBU. Antrean belum sepenuhnya hilang, tetapi pemulihan distribusi diharapkan membuatnya berangsur berkurang. Pengendara sebaiknya mengisi sesuai kebutuhan dan memeriksa kondisi antrean sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan waktu perjalanan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
Pasokan BBM Bali Dipulihkan, Kapal Tambahan Tiba Bertahap hingga 16 Oktober
Pasokan BBM Bali dipulihkan setelah kapal Pertamina membawa 20.500 kiloliter Pertalite dan Pertamax tiba pada 11 Oktober. Kapal tambahan dijadwalkan d…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga




