Billy Syahputra Minta Maaf Usai Cekcok di Toilet Dreamland
Billy Syahputra meminta maaf setelah cekcok dengan penjaga toilet di Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Badung. Pengelola menerapkan pembayaran Rp 10 ribu di muka.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Badung — Billy Syahputra meminta maaf pada Selasa, 13 Oktober 2026, setelah cekcok dengan penjaga toilet di Pantai Dreamland, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Billy mengatakan perselisihan itu terjadi karena kesalahpahaman pribadi. Ia hendak membilas anaknya, Stefan, yang kedinginan dan penuh pasir setelah bermain di pantai. Penjaga toilet kemudian meminta pembayaran Rp 10 ribu di muka sebelum fasilitas digunakan.
Pengelola Dreamland Warung menjelaskan pembayaran di muka merupakan aturan untuk mencegah pengunjung tidak membayar setelah menggunakan toilet atau fasilitas mandi. Pemiliknya, Nyoman Wardana, juga menyatakan pemeriksaan rekaman CCTV tidak menunjukkan aksi dorong-mendorong.
Permintaan maaf Billy disampaikan di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Ia menyebut tidak berniat membuat video tersebut ramai dan meminta maaf atas kegaduhan yang muncul di media sosial.
Aturan pembayaran di muka berlaku bagi pengguna toilet Dreamland
Bagi pembaca yang berwisata ke kawasan Pantai Dreamland, perubahan praktisnya adalah biaya penggunaan toilet atau fasilitas mandi perlu disiapkan sebelum masuk. Tarif yang disebut dalam laporan adalah Rp 10 ribu per orang.
Perselisihan sebelumnya berakhir setelah babysitter yang mendampingi Billy membayar biaya penggunaan toilet. Rekaman yang diberitakan juga memperlihatkan Billy dan penjaga toilet saling meminta maaf. Lokasi kejadian berada di kawasan Dreamland, Kuta Selatan, Badung, bukan Kecamatan Kuta.
Untuk kunjungan hari itu, wisatawan sebaiknya menanyakan tarif dan membayar sesuai prosedur pengelola sebelum memakai fasilitas. Tidak ada laporan dalam sumber yang menyebut perubahan tarif atau penutupan fasilitas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Jadwal Ngurah Rai Perlu Dicek
Kementerian Perhubungan mencatat 1.673 penerbangan domestik terdampak asap karhutla pada 11 Agustus–9 Oktober 2026. Penumpang dari Ngurah Rai perlu me…
Terbaru di Hukum & Kriminal

Berita utama hari ini

Baca juga





