Megawati Tinjau Penanganan Abrasi Pantai Kuta
Megawati Soekarnoputri meninjau penanganan abrasi Pantai Kuta pada 11 Oktober 2026. Pedestrian dan restorasi pantai di koridor Kuta-Legian-Seminyak diarahkan untuk keamanan serta kenyamanan wisatawan.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Mangupura — Megawati Soekarnoputri meninjau penanganan abrasi Pantai Kuta, Kabupaten Badung, bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Peninjauan ini menyoroti perlunya penanganan pesisir yang terpadu. Megawati, Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), meminta mitigasi abrasi tidak dikerjakan secara parsial.
Pemerintah Kabupaten Badung sedang menjalankan proyek pedestrian dan restorasi pantai di koridor Kuta, Legian, hingga Seminyak. Penataan tersebut diarahkan untuk menjaga garis pantai serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Penataan koridor wisata Kuta berdampak pada kenyamanan pengunjung
Pantai Kuta berada di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, dan menjadi bagian dari koridor pariwisata utama Bali. Bagi wisatawan dan pelaku usaha, kondisi garis pantai serta fasilitas pedestrian berkaitan langsung dengan akses berjalan kaki dan kenyamanan beraktivitas di kawasan wisata.
Bupati Badung menyebut Pantai Kuta memiliki nilai strategis sebagai ikon pariwisata internasional. Pemerintah kabupaten menyatakan penanganan garis pantai terus dikebut, sementara proyek pedestrian dan restorasi mencakup koridor Kuta-Legian-Seminyak.
Pembangunan pemecah gelombang atau breakwater di bagian selatan Pantai Kuta diprioritaskan untuk meredam energi ombak dan melindungi kawasan pesisir. Penanganan abrasi Bali juga membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga riset, dan akademisi.
Perubahan yang perlu diperhatikan adalah berlangsungnya penataan pedestrian dan restorasi pantai di koridor Kuta-Legian-Seminyak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Okupansi Hotel di Nusa Dua Naik 2–4 Persen Selama MotoGP Mandalika
Manajemen The Nusa Dua menyebut MotoGP Mandalika 2026 menambah okupansi hotel sekitar 2–4 persen. Sebagian penonton menginap di Bali lalu bepergian ke…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga





