Karangasem Catat 688.945 Kunjungan Wisatawan hingga Agustus 2026
Kabupaten Karangasem, Bali, mencatat 688.945 kunjungan wisatawan sepanjang Januari–Agustus 2026. Wisatawan mancanegara mendominasi, sementara Taman Tirta Gangga menjadi objek dengan kunjungan terbanyak, yakni 258.069 orang.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Amlapura — Kabupaten Karangasem, Bali, mencatat total 688.945 kunjungan wisatawan sepanjang Januari–Agustus 2026, berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem yang disampaikan Kepala Disbudpar I Putu Eddy Surya Artha dan diberitakan sejumlah media lokal.
Menurut laporan media yang mengutip Surya Artha, kunjungan tersebut masih didominasi wisatawan mancanegara sebanyak 552.089 orang, sedangkan wisatawan domestik berjumlah 138.856 orang. Angka ini mencakup seluruh kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Karangasem selama delapan bulan pertama 2026.
Surya Artha menjelaskan, dari berbagai destinasi di Karangasem, Taman Tirta Gangga menjadi objek wisata dengan kunjungan terbanyak, yakni 258.069 orang hingga Agustus 2026. Sisanya tersebar ke objek lain seperti Pura Lempuyang dan Pura Besakih, namun laporan yang ada tidak merinci jumlah kunjungan masing-masing destinasi.
Rincian angka kunjungan
- Total kunjungan Januari–Agustus 2026: 688.945 wisatawan.
- Wisatawan mancanegara: 552.089 orang.
- Wisatawan domestik: 138.856 orang.
- Kunjungan Taman Tirta Gangga: 258.069 orang.
Disbudpar Karangasem menyatakan angka tersebut menggambarkan kunjungan kumulatif di seluruh destinasi wisata yang terdaftar di kabupaten itu selama periode Januari–Agustus. Wisatawan asing yang datang disebut berasal dari berbagai kawasan, termasuk Eropa dan Asia.
Perbandingan dengan tahun sebelumnya
Surya Artha mengungkapkan, berdasarkan data yang ia ingat, kunjungan wisatawan ke Karangasem pada semester pertama 2025 sekitar 610.000 orang, sedangkan semester pertama 2026 sekitar 520.000 orang. Perbandingan ini menunjukkan penurunan kunjungan sekitar 90.000 wisatawan pada semester pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Ia menambahkan, periode Juli–Agustus yang biasanya menjadi high season justru tidak menunjukkan peningkatan signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya. Menurut Surya Artha, pemerintah daerah menerima informasi bahwa kunjungan wisatawan ke Bali secara umum sedang menurun, dan kondisi itu turut berpengaruh terhadap angka kunjungan ke Karangasem.
Surya Artha juga menyinggung penataan Pantai Candidasa sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi kunjungan ke Karangasem. Ia berharap kunjungan wisatawan ke kabupaten itu dapat meningkat setelah penataan selesai, meski tidak merinci jadwal atau tahapan penyelesaian penataan.
Untuk keseluruhan tahun 2025, Disbudpar Karangasem mencatat total 1.280.969 kunjungan wisatawan, terdiri dari sekitar 1,02 juta wisatawan mancanegara dan 251 ribu wisatawan domestik. Data itu menunjukkan kunjungan sepanjang 2025 masih didominasi wisatawan asing, dengan pola yang berlanjut pada awal hingga pertengahan 2026.
Pemerintah kabupaten menargetkan jumlah kunjungan sepanjang 2026 setidaknya mendekati capaian tahun sebelumnya dan menyatakan akan melanjutkan promosi pariwisata untuk mendorong kunjungan hingga akhir tahun.
Sumber
Berita berikutnya

Bupati Satria Lepas Peserta Fun Run Locatide Festival Nusa Penida
Bupati Klungkung I Made Satria melepas 112 peserta Fun Run 5 kilometer di Amarta Penida, Desa Sakti, Nusa Penida, Sabtu, 19 September 2026.

