Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Empat Kampus Sepakati Kolaborasi Riset Pariwisata Berbasis Inovasi

Empat perguruan tinggi, MNC University, Universitas Udayana, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Nasional, menyepakati kolaborasi riset pariwisata berfokus pada inovasi digital, keberlanjutan, dan penguatan SDM di Denpasar pada 27…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Denpasar — Empat perguruan tinggi, yakni MNC University, Universitas Udayana, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Nasional, menjalin kolaborasi riset untuk pengembangan sektor pariwisata nasional pada Rabu, 27 Agustus 2025 di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar, Bali.

Menurut keterangan resmi MNC University, kolaborasi ini berfokus pada pariwisata berkelanjutan, inovasi digital, dan penguatan sumber daya manusia di sektor pariwisata. Keempat universitas disebut akan mengintegrasikan keahlian masing-masing untuk menghasilkan riset yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan pelaku industri pariwisata, dengan fokus awal di Bali dan wilayah strategis lain di Indonesia.

Keterangan tersebut dimuat dalam siaran MNC University berjudul "MNC University Perkuat Riset Pariwisata Berbasis Inovasi & Kolaborasi" yang menyatakan bahwa kesepakatan kolaborasi dilakukan di Denpasar dan menandai dimulainya kemitraan riset lintas kampus.

Fokus riset dan bentuk kolaborasi

Dalam pernyataannya, MNC University menjelaskan bahwa fokus utama riset bersama adalah pengembangan model pariwisata ramah lingkungan, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk promosi destinasi wisata, serta peningkatan kualitas tenaga kerja di sektor pariwisata.

Wilayah kajian riset disebut mencakup Bali dan daerah strategis lain di Indonesia, sejalan dengan posisi Bali sebagai salah satu pusat pariwisata nasional. Kolaborasi ini ditujukan untuk menggabungkan kapasitas riset perguruan tinggi yang berbasis di Jakarta dan Bali sehingga dapat mendukung pengembangan kebijakan dan praktik pariwisata yang lebih berkelanjutan.

MNC University menyebut proyek riset perdana di bawah payung kolaborasi ini dijadwalkan mulai pada akhir 2025. Target keluarannya meliputi publikasi ilmiah, rekomendasi kebijakan, dan program pelatihan bagi pelaku usaha pariwisata.

Peran masing-masing perguruan tinggi

Keterangan MNC University menempatkan kampus tersebut sebagai salah satu penggagas kolaborasi riset, dengan Program Studi Sains Komunikasi sebagai salah satu unit yang mendorong pengembangan riset komunikasi pariwisata berbasis data digital. Dalam kegiatan terpisah pada 27 Agustus 2025 di lingkungan Universitas Udayana, Kaprodi Sains Komunikasi MNC University, Wida Nofiasari, menjadi narasumber pada kegiatan matrikulasi mahasiswa baru Program Studi Pariwisata dan membawakan materi mengenai riset komunikasi pariwisata berbasis data digital.

Universitas Udayana, melalui Fakultas Pariwisata, tercatat aktif mendorong riset pariwisata dan inovasi digital dalam berbagai kerja sama dan kegiatan akademik, termasuk seminar dan lokakarya bertema tren pariwisata dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Aktivitas tersebut sejalan dengan arah kolaborasi riset yang menempatkan Bali sebagai laboratorium hidup bagi pengembangan model pariwisata berkelanjutan.

Universitas Nasional sebelumnya juga menjajaki kerja sama dengan Program Studi Pariwisata Universitas Udayana untuk penguatan tridarma perguruan tinggi melalui penelitian bersama, kuliah bersama, dan pertukaran mahasiswa. Penjajakan ini menunjukkan pola kemitraan riset yang menjadi latar kolaborasi empat kampus dalam pengembangan pariwisata.

Universitas Mercu Buana memiliki rekam jejak penelitian di bidang pariwisata dan teknologi, antara lain kajian tentang citra destinasi, promosi wisata, serta penerapan teknologi untuk layanan pariwisata. Kapasitas riset tersebut menjadi salah satu modal dalam kolaborasi untuk mengembangkan inovasi digital di sektor pariwisata.

Arah pengembangan dan pendanaan

Dalam keterangan resmi, MNC University menyebut bahwa pendanaan riset akan memanfaatkan skema hibah serta konsorsium riset dari berbagai kementerian dan lembaga di Indonesia. Namun, keterangan itu tidak merinci nama program, besar anggaran, maupun daftar kementerian dan lembaga yang akan terlibat.

Kolaborasi empat kampus ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan program pelatihan yang dapat diterapkan di destinasi wisata, terutama di Bali, serta menjadi model kerja sama riset lintas perguruan tinggi untuk pengembangan pariwisata nasional.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.