Bali Aktual

Selasa, 13 Oktober 2026

Air Terjun Buleleng: Daftar Lokasi, Akses, Trekking, dan Tarif

Air terjun Buleleng merujuk pada banyak destinasi di Bali Utara, dengan perbedaan akses, kebutuhan pemandu, aktivitas air, dan informasi tarif antara satu lokasi dan lainnya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Aliran air terjun di tengah rimbunnya hutan tropis dengan pepohonan hijau lebat.
Ilustrasi: Aliran air terjun di tengah rimbunnya hutan tropis dengan pepohonan hijau lebat. · Foto: Alesia Kozik / Pexels

Air terjun Buleleng bukan satu objek wisata, melainkan sebutan untuk sejumlah air terjun di Bali Utara, antara lain Gitgit, Sekumpul, Aling-Aling, Banyumala, Munduk, dan Colek Pamor. Karakter aksesnya berbeda: ada yang relatif mudah dicapai, ada pula yang membutuhkan trekking dan pendamping lokal.

Air terjun apa saja yang termasuk di Buleleng?

Daftar yang banyak dirujuk mencakup Gitgit, Sekumpul, Aling-Aling di Sambangan, Munduk, dan Banyumala. Situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng juga memuat Air Terjun Dukuh Gitgit dan Banyumala Wanagiri dalam kanal informasinya, menurut Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, 2026.

Air Terjun Colek Pamor berada di kawasan Buleleng, Bali Utara, dan dicapai melalui trekking ringan di jalur alami, menurut portal resmi pariwisata Indonesia, 2026.

Mana yang membutuhkan trekking?

Sekumpul berada di tengah lembah dan akses menuju dasar air terjun disebut membutuhkan pemandu lokal, menurut panduan wisata yang diperbarui pada 5 Oktober 2026. Banyumala juga memerlukan trekking menuruni lembah sekitar 15-20 menit, menurut sumber yang sama.

Di Sambangan, Aling-Aling dan air terjun di sekitarnya dikenal sebagai kawasan kegiatan air. Salah satu kajian akademik tentang pengembangannya membahas Air Terjun Aling-Aling di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, menurut Universitas Panji Sakti, 2025.

Apakah semua air terjun cocok untuk berenang?

Tidak. Informasi mengenai Aling-Aling membedakan akses untuk melihat dari aktivitas bermain air; aktivitas tersebut disebut memerlukan pemandu dan pelampung, menurut panduan wisata yang diperbarui pada 2 Oktober 2026.

Karakter tiap lokasi juga berbeda. Colek Pamor disebut memiliki debit air yang tidak terlalu besar dan kolam untuk mandi atau bermain air, sedangkan kedalaman dan kondisi jalur di lokasi lain perlu diperhatikan secara terpisah, menurut portal resmi pariwisata Indonesia, 2026.

Berapa tarif masuknya?

Tarif tidak seragam karena sebagian lokasi menggunakan tiket masuk, sementara lokasi lain menawarkan paket trekking. Salah satu panduan mencantumkan tiket dewasa Gitgit Rp20.000 dan paket trekking Sekumpul Rp150.000–Rp250.000, menurut sumber tersebut, 2026.

Angka itu merupakan informasi dari panduan wisata, bukan daftar tarif resmi yang berlaku untuk seluruh air terjun di Buleleng. Karena pengelolaan tiap objek dapat berbeda, tarif perlu dibaca bersama jenis akses yang dibeli.

Apa yang perlu dipahami sebelum datang?

Air terjun Buleleng lebih tepat dipahami sebagai kumpulan destinasi dengan tingkat akses dan kegiatan berbeda. Gitgit disebut relatif mudah diakses, sementara Sekumpul, Banyumala, Colek Pamor, dan kawasan Sambangan memiliki bagian perjalanan yang melibatkan jalur alam atau trekking, menurut panduan wisata 2026 dan portal resmi pariwisata Indonesia 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pariwisata

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.