Bali Aktual

Jumat, 16 Oktober 2026

Pemkab Buleleng Pantau Empat SPBU di Tengah Antrean BBM

Pemkab Buleleng memantau empat SPBU setelah keterlambatan pasokan dari Depo Manggis memicu antrean. Distribusi ditargetkan berangsur normal dalam satu hingga dua hari.

Oleh

· 2 menit baca

Singaraja — Pemerintah Kabupaten Buleleng memantau empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada 13 Oktober 2026 setelah keterlambatan pasokan dari Depo Manggis, Karangasem, memicu antrean kendaraan di sejumlah lokasi.

Mengapa ini penting: Warga Buleleng menghadapi antrean di sejumlah SPBU setelah pasokan berkurang, sementara distribusi ditargetkan berangsur normal dalam satu hingga dua hari.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Buleleng Dewa Made Sudiarta mengatakan pasokan ke sejumlah SPBU belum diterima secara maksimal. Pemantauan pemerintah menunjukkan pelayanan tetap berlangsung, meski antrean masih terlihat di beberapa SPBU, menurut Koran Buleleng, Detik Bali, dan Bali Post.

Gangguan distribusi berlangsung sejak sekitar dua hari sebelum laporan 13 Oktober. Salah satu laporan menyebut pasokan BBM tertentu yang biasanya mencapai 16 kiloliter per SPBU turun menjadi 8 kiloliter. Distribusi dari Depo Manggis harus diatur untuk memenuhi kebutuhan wilayah lain di Bali.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkirakan pasokan kembali berangsur normal dalam satu hingga dua hari, bergantung pada kelancaran distribusi dari Depo Manggis. Pertamina Patra Niaga menjadwalkan kedatangan kapal pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan 26.200 kiloliter.

Pada 14 Oktober, Penjabat Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menginstruksikan dinas terkait mengawal kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Pertamina serta Depo Manggis. RRI melaporkan kendala utama berada pada pengangkutan dan distribusi, bukan kekosongan stok BBM secara nasional.

Sehari kemudian, Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans di sejumlah SPBU. Langkah itu dilakukan karena sebagian warga mengantre sejak malam dan ada yang menginap di sekitar SPBU, menurut Detik Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    Mapeed Iringi Piodalan Agung di Nagasepaha

    Budaya

    Mapeed Iringi Piodalan Agung di Nagasepaha

    Krama Desa Nagasepaha mengikuti mapeed dalam piodalan agung di Merajan Pande Beratan, Kecamatan Buleleng, pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026. Iring-iring…

  2. Terbaru di Kabupaten/Kota

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.