Bali Aktual

Jumat, 2 Oktober 2026

Normalisasi Sungai Oongan di Art Center Denpasar Berlanjut

UPTD Taman Budaya Bali menyebut normalisasi Sungai Oongan masih berjalan hingga jaringan Banjar Lebah. Pekerjaan dimulai Juli 2026 dan ditargetkan selesai Desember 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sungai di Denpasar, Bali.
Ilustrasi: Sungai di Denpasar, Bali. · Foto: Christophe95 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Denpasar — UPTD Taman Budaya Bali mengonfirmasi pada 1 Oktober 2026 bahwa normalisasi Sungai Oongan di kawasan Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, masih berlangsung dan mencakup jaringan hingga Banjar Lebah.

Pekerjaan pemerintah melalui instansi pekerjaan umum (PU) ini dimulai sejak Juli 2026. Penanganannya mencakup pelebaran dan pendalaman alur sungai untuk meningkatkan kapasitas aliran air serta mengantisipasi luapan saat musim hujan.

Kepala UPTD Taman Budaya Bali, I Wayan Mardika Bhuwana, menyebut pekerjaan tidak hanya berlangsung di sekitar Taman Budaya Bali. Jaringan yang ditangani juga menjangkau kawasan Banjar Lebah. Pekerjaan ditargetkan berlangsung hingga Desember 2026.

Dinas PUPR Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Provinsi Bali menjelaskan, pekerjaan mencakup jaringan irigasi di belakang Art Center sepanjang 175 meter. Bagian itu memiliki lebar 5,83 meter dan kedalaman 1,80 meter.

Penanganan juga mencakup pembangunan atau perbaikan kantong lumpur di hilir Jembatan Patung Naga sepanjang 75 meter, dengan lebar 5,83 meter dan tinggi 3,5 meter. Informasi tersebut menjadi bagian dari rincian teknis pekerjaan yang sedang berjalan.

Mengapa Normalisasi Sungai Oongan Penting bagi Pembaca

Sungai Oongan sebelumnya kerap meluap hingga menggenangi kawasan Taman Budaya Bali, termasuk lantai bawah Gedung Ksirarnawa. Peningkatan kapasitas dan kedalaman jaringan aliran air ditujukan agar debit air hujan dapat mengalir lebih lancar.

Bagi warga Denpasar dan krama yang beraktivitas di kawasan Art Center, perubahan utamanya adalah adanya pekerjaan pada alur sungai dan jaringan irigasi sampai Banjar Lebah. Pembaca perlu memperhatikan kondisi akses di sekitar lokasi selama pekerjaan berlangsung, terutama ketika hujan turun.

Normalisasi ini bukan perubahan jadwal kegiatan budaya atau tarif masuk, melainkan pekerjaan infrastruktur air yang berlangsung di kawasan Taman Budaya Bali. Target penyelesaian yang disebutkan sumber adalah Desember 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Budaya

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.