Kalender Bali Mencatat Rerahinan Oktober 2026
Kalender Bali memuat Tumpek Wayang pada 10 Oktober, Tilem Kapat pada 11 Oktober, Purnama Kelima pada 25 Oktober, dan Saraswati pada 31 Oktober 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Singaraja — Kalender Bali mencatat rangkaian rerahinan Hindu sepanjang Oktober 2026, termasuk Tumpek Wayang pada 10 Oktober dan Hari Raya Saraswati pada 31 Oktober di Bali.
Rangkaian itu juga memuat Tilem Kapat pada 11 Oktober serta Purnama Kelima pada 25 Oktober. Pada 10 Oktober, Kajeng Kliwon Uwudan dan Tumpek Wayang berlangsung bersamaan. Tumpek Wayang berkaitan dengan penghormatan terhadap kesenian wayang dan pemujaan kepada Bhatara Iswara.
Rerahinan berikutnya berlangsung pada 14 Oktober melalui Buda Wage Kulawu, disusul Hari Bhatara Sri pada 16 Oktober dan Anggara Kasih Dukut pada 20 Oktober. Pada 25 Oktober, Kajeng Kliwon Pamelastali atau Watugunung Runtuh jatuh bersamaan dengan Purnama Kelima.
Mengapa kalender ini penting bagi pembaca Bali
Daftar tanggal ini membantu krama menyiapkan persembahyangan, menghormati kegiatan keagamaan di desa adat dan banjar, serta menyesuaikan agenda keluarga maupun komunitas. Desa adat adalah kesatuan masyarakat hukum adat, sedangkan banjar merupakan lingkungan komunitas tempat krama berkoordinasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Rangkaian menjelang Saraswati berlangsung pada 27 Oktober melalui Paid-Paidan, 28 Oktober Hari Urip, 29 Oktober Hari Patetegan, dan 30 Oktober Hari Pangredanaan. Hari Raya Saraswati pada 31 Oktober menjadi momentum penghormatan terhadap ilmu pengetahuan, termasuk pustaka, lontar, dan kitab.
- 10 Oktober: Kajeng Kliwon Uwudan dan Tumpek Wayang.
- 11 Oktober: Tilem Kapat.
- 25 Oktober: Purnama Kelima dan Kajeng Kliwon Pamelastali atau Watugunung Runtuh.
- 31 Oktober: Hari Raya Saraswati.
Pembaca dapat memakai tanggal tersebut untuk memeriksa kembali jadwal persembahyangan dan kegiatan banjar pada hari yang bersangkutan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Pemprov Bali Soroti Dugaan Penyalahgunaan Izin Real Estat untuk Vila
Pemprov Bali menyoroti dugaan izin pembangunan real estat yang dipakai untuk vila sewaan harian. Hingga triwulan II 2026, investasi Bali mencapai seki…
Terbaru di Budaya

Baca juga





