BMKG Pantau Hujan Tabanan dan Jembrana sebelum Tetapkan Musim Hujan
BMKG belum menetapkan awal musim hujan di Bali setelah hujan turun di Tabanan dan Jembrana. Pemantauan curah hujan masih berlanjut selama dua dasarian.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tabanan — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum menetapkan Bali memasuki musim hujan pada Kamis, 29 Oktober 2026, meski hujan turun di Kabupaten Tabanan dan Jembrana.
Staf Analis Stasiun Klimatologi BMKG Bali, Trayi Budi Samantu, menyebut hujan dengan intensitas sedang telah terjadi di sejumlah wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir. Kabupaten Tabanan dilaporkan mengalami hujan yang cukup intens, sedangkan Jembrana juga mulai diguyur hujan.
Menurut BMKG, hujan tersebut belum cukup menjadi penanda awal musim hujan karena penetapan harus melihat curah hujan minimal 50 mm per dasarian dan berlanjut selama dua dasarian berikutnya. Dasarian adalah periode sepuluh hari yang digunakan untuk membaca perkembangan cuaca.
Mengapa status pancaroba penting bagi pembaca di Tabanan dan Jembrana
Status Bali masih berada pada masa pancaroba berarti hujan dapat turun di satu wilayah, lalu kembali jeda di wilayah lain. Kondisi atmosfer yang belum stabil membuat hujan belum berlangsung konsisten, sehingga warga di Tabanan dan Jembrana perlu menyesuaikan kegiatan harian dengan perubahan cuaca, terutama perjalanan antarkecamatan dan aktivitas luar ruang.
Di Kabupaten Tabanan, wilayah yang disebut dalam laporan prakiraan dan pemantauan BMKG mencakup Kecamatan Tabanan, Baturiti, Pupuan, Penebel, Selemadeg, Kerambitan, dan Selemadeg Barat. Di Kabupaten Jembrana, wilayah yang disebut mencakup Kecamatan Melaya, Mendoyo, dan Pekutatan. Hujan di kabupaten-kabupaten tersebut belum otomatis mengubah status musim seluruh Bali.
BMKG menjelaskan bahwa pemantauan masih diperlukan untuk melihat apakah hujan terus berlanjut atau kembali terjadi jeda. Laporan lain yang mengutip BMKG menyebut musim hujan diprakirakan merata di Bali mulai November 2026, dengan puncak pada Februari 2027 dan berlangsung hingga April 2027.
Yang berubah bagi pembaca hari ini adalah kebutuhan untuk memantau prakiraan dan peringatan hujan sebelum bepergian. Belum ada penetapan resmi bahwa Bali telah memasuki musim hujan; keputusan itu menunggu hasil pemantauan dua dasarian berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Berita utama hari ini

Baca juga




