Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Bali Tourism Run 2026 Digelar di Jatiluwih, Target Peserta 2.000 Orang

Bali Tourism Run 2026 dipromosikan sebagai lari santai 5 kilometer di Jatiluwih, Tabanan, dalam rangka Jatiluwih Festival. Sejumlah laporan menyebut pendaftar menembus lebih dari 1.500 orang, dengan target panitia 2.000 peserta.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Jatiluwih (Bali, Indonesia).
Foto arsip: Jatiluwih (Bali, Indonesia). · Foto: Jorge Franganillo / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

DenpasarBali Tourism Run 2026 dipasarkan sebagai ajang lari santai 5 kilometer di kawasan Jatiluwih, Tabanan, dan digelar dalam rangka rangkaian Jatiluwih Festival pada 21 Juni 2026. Sejumlah laporan menyebut panitia menargetkan 2.000 peserta, sementara pendaftar yang sudah masuk kala itu telah melampaui 1.500 orang.

Ketua panitia I Wayan Suberata mengatakan ajang ini dirancang sebagai bagian dari promosi sport tourism dan pembuka menuju peringatan 100 tahun pariwisata Bali. Dalam laporan yang sama, ia menyebut peserta berasal dari kalangan lokal, wisatawan domestik, dan sejumlah wisatawan mancanegara.

Panitia juga menyebut promosi kegiatan disebarkan melalui jaringan Asita Bali. Mereka menyiapkan rute lari di lanskap sawah terasering Jatiluwih, kawasan yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Tabanan.

Beberapa sumber lokal menulis bahwa peserta yang mendaftar mencakup wisatawan dari Rusia, Malaysia, Jepang, dan China. Namun, sumber lain yang terbit menjelang pelaksanaan hanya menegaskan target peserta 2.000 orang tanpa merinci komposisi kewarganegaraan.

Jatiluwih Festival 2026 sendiri tercatat berlangsung pada 20-22 Juni 2026, dengan Bali Tourism Run ditempatkan sebagai salah satu agenda pendukung. Sejumlah laporan pada 21 Juni 2026 menyebut kegiatan berjalan di kawasan tersebut dan menarik pengunjung ke area wisata sawah terasering.

Dari sisi dampak lokal, laporan media Bali menyebut okupansi akomodasi di sekitar Jatiluwih terdorong penuh saat rangkaian festival berlangsung. Panitia juga menilai kegiatan ini memberi efek ke hotel, penginapan, rumah makan, dan pelaku usaha kecil di Tabanan.

Dengan basis laporan yang tersedia, Bali Tourism Run 2026 tampak menjadi promosi pariwisata berbasis alam dan budaya yang menumpang pada momentum Jatiluwih Festival. Ajang ini juga menunjukkan bagaimana kawasan subak dapat dipakai untuk kegiatan olahraga tanpa kehilangan posisi Jatiluwih sebagai destinasi wisata utama Tabanan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.