Bali Aktual

Senin, 28 September 2026

Apa Arti Kenaikan Harga Minyak Dunia bagi Ekonomi Bali?

Harga minyak dunia naik lebih dari 1 persen pada Senin, 28 September 2026, setelah Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran. Dampak khusus bagi Bali belum dilaporkan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan seseorang memegang nozel bahan bakar hijau untuk mengisi tangki mobil putih.
Ilustrasi: Tangan seseorang memegang nozel bahan bakar hijau untuk mengisi tangki mobil putih. · Foto: Fahad Puthawala / Pexels

Denpasar — Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 1 persen pada Senin, 28 September 2026, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran yang dikaitkan dengan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Menurut laporan yang dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$1,32 atau 1,27 persen menjadi US$105,64 per barel pada pukul 00.36 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak Amerika Serikat, naik 70 sen atau 0,76 persen menjadi US$93,11 per barel.

Laporan lain pada hari yang sama mencatat pergerakan lebih tinggi pada waktu perdagangan berbeda. Brent disebut naik US$1,82 atau 1,74 persen menjadi US$106,14 per barel pada pukul 22.02 GMT, sedangkan WTI naik US$1,14 atau 1,23 persen menjadi US$93,55 per barel. Angka ini menunjukkan bahwa harga bergerak sepanjang sesi perdagangan, bukan satu angka tetap untuk seluruh hari.

Mengapa kenaikan harga minyak perlu dipantau di Bali?

Bagi pembaca di Bali, laporan yang tersedia belum mencantumkan perubahan tarif angkutan, harga bahan bakar, biaya logistik, atau angka khusus untuk Denpasar, Kabupaten Badung, maupun kecamatan lain. Karena itu, dampak langsung terhadap rumah tangga, usaha pariwisata, banjar, desa adat, dan krama belum dapat ditulis sebagai perubahan yang sudah terjadi.

Yang berubah pada hari ini adalah kondisi pasar minyak global. Pergerakan tersebut dipicu penolakan Trump atas proposal Iran untuk menyelesaikan konflik dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang disebut dalam laporan sebagai bagian dari tawaran tersebut. Selat itu penting bagi pasokan energi global, tetapi laporan yang tersedia tidak memberikan perhitungan dampaknya terhadap Bali.

Warga dan pelaku usaha di Bali dapat menggunakan laporan ini sebagai tanda untuk memantau pengumuman resmi terkait harga bahan bakar, ongkos pengiriman, dan tarif transportasi. Belum ada jadwal, tarif, atau keputusan khusus Bali yang dinyatakan dalam sumber laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Ekonomi

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.