Puri Agung Klungkung Gelar Abhiseka dan Festival di Kertagosa
Puri Agung Klungkung menggelar Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI dan Klungkung Heritage Festival pada 10 Oktober 2026. Kirab budaya berakhir di Pelataran Pemedal Agung Kertagosa.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Semarapura — Puri Agung Klungkung menggelar peringatan Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Klungkung Heritage Festival pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Prosesi kirab berangkat dari Puri Agung Klungkung menuju kawasan Kertagosa di Kompleks Istana Kerajaan Klungkung, Jalan Untung Surapati, Semarapura, Kabupaten Klungkung.
Rangkaian acara diawali dengan kirab budaya. Raja Klungkung XII Ida Dalem Smara Putra bersama permaisuri ditandu menuju Monumen Puputan Klungkung untuk menyaksikan parade budaya, kemudian melanjutkan prosesi ke Pelataran Pemedal Agung Kertagosa sebagai lokasi puncak perayaan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Melestarikan Adat Budaya Dresta Bali”. Peringatan Abhiseka disebut sebagai wujud komitmen Puri Agung Klungkung mempertahankan adat dan istiadat di tengah tantangan zaman modern serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kirab menghubungkan Puri Agung dan Kertagosa
Bagi pembaca di Bali, jalur kegiatan pada 10 Oktober 2026 memperlihatkan hubungan langsung antara Puri Agung Klungkung, Monumen Puputan Klungkung, dan Kertagosa sebagai ruang sejarah serta budaya di Semarapura. Kertagosa berada di Kabupaten Klungkung dan menjadi lokasi puncak perayaan sekaligus bagian dari rangkaian festival.
Acara ini juga dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria, Ny. Eva Satria, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, para raja dan sultan Nusantara, penglingsir serta pasemetonan puri se-Bali, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Danrem 163/Wirasatya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Klungkung, dan undangan lainnya.
Menurut laporan, peringatan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan tradisi budaya Bali serta mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Klungkung agar lebih dikenal di Nusantara. Tidak ada tarif, perubahan jadwal layanan, atau penutupan jalur yang disebutkan dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Budaya

Desa Adat Punggul Gelar Puncak Nyekah dan Metatah Massal
Puncak Karya Atma Wedana dan Manusa Yadnya di Desa Adat Punggul, Abiansemal, Badung, diikuti 21 sawa dan 18 peserta metatah pada 9 Oktober 2026.
Berita utama hari ini

Baca juga




