BRIDA Bali Kaji Hunian Vertikal untuk Kebutuhan Rumah hingga 100 Tahun
BRIDA Bali mengkaji hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal hingga 100 tahun ke depan. Jumlah penduduk Bali diperkirakan mencapai sekitar 12 juta jiwa pada 2125.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali mulai mengkaji konsep hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal hingga 100 tahun ke depan. Kepala BRIDA Bali Ketut Wica menyampaikan hal itu dalam forum Asia-Pacific Network for Housing Research 2026 di Politeknik Pariwisata Bali pada 5 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Kajian ini dapat memengaruhi arah penyediaan hunian Bali hingga 2125, termasuk pilihan pembangunan vertikal dan perlindungan lahan pertanian serta ruang terbuka hijau.
Menurut NusaBali, Wica memperkirakan jumlah penduduk Bali yang pada 2025 tercatat sekitar 4,4 juta jiwa dapat mencapai sekitar 12 juta jiwa pada 2125. Pertumbuhan penduduk tersebut diperkirakan meningkatkan kebutuhan tempat tinggal.
Kajian hunian vertikal diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tanpa terus membuka lahan baru. BRIDA mempertimbangkan keterbatasan ruang serta kebijakan perlindungan lahan pertanian dan ruang terbuka hijau.
Salah satu hal yang dikaji ialah evaluasi terhadap batas ketinggian bangunan. Peraturan Daerah Bali Nomor 2 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah mengatur ketinggian bangunan maksimal 15 meter.
BRIDA juga memikirkan konsep hunian personal dan komunal. Salah satu gagasannya ialah hunian komunal berbasis banjar dengan fasilitas bersama dalam satu kawasan yang dapat dikembangkan secara vertikal.
Konsep tersebut tetap diarahkan untuk mempertahankan karakter dan nilai arsitektur Bali. Hunian vertikal juga dipertimbangkan sebagai alternatif menghadapi harga tanah yang semakin mahal dan sulit dijangkau masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
Penduduk Bali Semester I 2026 Mencapai 4.424.581 Jiwa
Data administrasi kependudukan menunjukkan penduduk Bali semester I 2026 mencapai 4.424.581 jiwa. Pertambahannya 0,46 persen, dengan kenaikan jumlah t…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





