Bali Aktual

Sabtu, 26 September 2026

PAD Bali Tembus Rp13 Triliun hingga Agustus 2026

Pendapatan Asli Daerah pemerintah di Bali mencapai Rp13 triliun hingga Agustus 2026. Pajak yang berkaitan dengan sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar, sementara dua pos PAD lainnya mencatat perubahan berbeda.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kolam renang di vila dengan pemandangan pepohonan hijau saat matahari terbenam.
Ilustrasi: Kolam renang di vila dengan pemandangan pepohonan hijau saat matahari terbenam. · Foto: kevin yung / Pexels

Denpasar — Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah di Bali mencapai Rp13 triliun hingga Agustus 2026, menurut Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali pada Jumat, 25 September 2026.

Pajak yang berkaitan dengan sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar PAD.

Kenaikan PAD terkait langsung dengan aktivitas ekonomi Bali

Bagi pembaca di seluruh kabupaten dan kota di Bali, angka ini menunjukkan besarnya penerimaan pemerintah daerah yang bersumber dari kegiatan ekonomi, terutama pariwisata. PAD mencakup pendapatan yang diterima pemerintah daerah dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta sumber PAD lain yang sah.

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp874,7 miliar dan naik 25 persen. Sementara itu, lain-lain PAD yang sah mencapai Rp601,3 miliar dan turun 10,3 persen.

Informasi tersebut disampaikan Kepala DJPb Bali Supendi, berdasarkan keterangan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali. Pajak terkait sektor pariwisata menjadi kontributor terbesar terhadap PAD Bali hingga Agustus 2026.

Perubahan yang perlu diketahui pembaca hari itu adalah posisi penerimaan daerah: hingga Agustus 2026, PAD Bali mencapai Rp13 triliun. Laporan yang tersedia tidak menyebut perubahan tarif, jadwal layanan, jalur perjalanan, atau tenggat baru bagi masyarakat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.