Bali Aktual

Sabtu, 10 Oktober 2026

WRI Catat 5.227.554 Kendaraan di Bali pada 2024

WRI Indonesia mencatat 5.227.554 kendaraan beroperasi di Bali pada 2024, tumbuh rata-rata sekitar 5 persen per tahun. Layanan angkutan umum Sarbagita baru menjangkau sekitar 10 persen wilayah.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan stang dan tangki sepeda motor yang terparkir rapat dalam foto hitam putih.
Ilustrasi: Deretan stang dan tangki sepeda motor yang terparkir rapat dalam foto hitam putih. · Foto: Thilina Alagiyawanna / Pexels

Denpasar — Data WRI Indonesia merinci jumlah kendaraan di Bali pada 2024 mencapai 5.227.554 unit, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 5 persen per tahun selama satu dekade terakhir. Data itu dipaparkan pada 8 Oktober 2026.

Angka tersebut menjadi catatan baru dalam pembahasan transportasi Bali. Pertumbuhan kendaraan belum diimbangi jangkauan dan pembiayaan angkutan umum yang memadai, sehingga kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama.

Layanan angkutan umum perkotaan di kawasan Sarbagita—Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan—baru menjangkau sekitar 10 persen wilayah. Layanan yang disebut meliputi Trans Metro Dewata, Trans Sarbagita, dan Shuttle Intaran.

Data kendaraan mempersempit pilihan mobilitas warga Bali

Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten sekitar, data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kendaraan berlangsung lebih cepat daripada perluasan layanan angkutan umum. Sarbagita mencakup wilayah perkotaan yang menjadi jalur kerja, sekolah, perdagangan, dan perjalanan harian, sehingga keterbatasan cakupan angkutan umum langsung memengaruhi pilihan perjalanan krama.

WRI Indonesia juga menyebut sektor transportasi diperkirakan menyumbang sekitar 40 persen emisi di Bali. Karena itu, perluasan layanan publik menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, selain membantu warga yang tidak menggunakan kendaraan sendiri.

Untuk mempertahankan cakupan rute Trans Metro Dewata pada 2027, kebutuhan pembiayaan diperkirakan mencapai Rp59 miliar. Informasi ini menjadi konteks bagi pembaca yang memakai layanan bus maupun melintasi koridor Sarbagita setiap hari.

Hari ini, perubahan yang perlu diperhatikan bukan tarif atau jadwal baru, melainkan kondisi cakupan layanan: angkutan umum perkotaan masih melayani sekitar 10 persen wilayah Sarbagita, sementara jumlah kendaraan Bali pada 2024 tercatat 5.227.554 unit.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.