UNHI Denpasar Kembali Gelar Utsawa Bali Sani
UNHI Denpasar menggelar kembali Utsawa Bali Sani pada 24–29 September 2026 setelah vakum sekitar enam tahun. Kegiatan ini masuk rangkaian Dies Natalis ke-63.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar kembali menggelar Utsawa Bali Sani (UBS) 2026 pada 24–29 September 2026, setelah vakum sekitar enam tahun. Pembukaan berlangsung Kamis, 24 September 2026, di Jaba Sisi Pura Maha Widya Mandira, Kampus UNHI Denpasar.
UBS 2026 menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-63 UNHI Denpasar. Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka kegiatan tersebut. Festival ini membawa tema “Prabhā Nīti Widyā Sani Prawartana”, yang dimaknai sebagai semangat bersama mengembangkan ilmu pengetahuan dan seni.
Mengapa UBS penting bagi pembaca Denpasar
Kembalinya UBS memberi ruang bagi seni dan budaya Bali untuk bertemu dengan lingkungan pendidikan, komunitas seni, mahasiswa, serta masyarakat. Rangkaian kegiatan mencakup seni tradisi Bali, pameran lukisan, pameran lontar, diskusi, dan berbagai pementasan seni.
Bagi krama di Denpasar dan wilayah sekitarnya, kegiatan ini menjadi agenda budaya yang berlangsung di kampus UNHI Denpasar selama enam hari. Pameran lontar menghadirkan khazanah pengetahuan tertulis Bali, sementara pementasan dan seni tradisi mempertemukan praktik budaya dengan ruang pendidikan.
UNHI Denpasar terakhir kali menyelenggarakan UBS sebelum kegiatan ini sekitar enam tahun lalu. Pada 2026, penyelenggaraan kembali ditempatkan sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-63 kampus tersebut.
Agenda yang berlangsung bagi pembaca pada hari ini adalah rangkaian UBS 2026 di Kampus UNHI Denpasar. Kegiatan berjalan sampai 29 September 2026; laporan yang tersedia tidak mencantumkan tarif masuk atau jadwal jam setiap agenda.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Budaya

Bali Catat 158 Karya Budaya sebagai Warisan Takbenda
Hingga 2025, Bali mencatat 158 karya budaya sebagai WBTB, termasuk Galungan dan Kuningan yang ditetapkan pada tahun tersebut. Sebanyak 24 karya budaya…
Berita utama hari ini


