Fadli Zon Sebut Bali Menghadapi Overtourism dalam Kondisi Tertentu
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut Bali menghadapi overtourism dalam kondisi tertentu. Ia meminta pertumbuhan pariwisata tetap menjaga seni, adat, agama, dan ekosistem budaya.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka Utsawa Bali Sani ke-11 di Universitas Hindu Indonesia, Denpasar, pada Kamis, 24 September 2026. Dalam acara itu, ia menyebut Bali menghadapi fenomena overtourism dalam kondisi tertentu akibat tingginya jumlah wisatawan.
Mengapa ini penting: Pernyataan itu menegaskan bahwa pengelolaan pariwisata Bali perlu berjalan bersama pelindungan seni, adat istiadat, agama, dan ekosistem budaya.
Fadli mengatakan popularitas Bali bertumpu pada seni, budaya, adat istiadat, dan berbagai ekspresi kebudayaan yang hidup di masyarakat. Menurut dia, kekuatan budaya tersebut menjadi salah satu fondasi berkembangnya pariwisata Bali.
Karena itu, Fadli meminta perkembangan pariwisata dikelola secara berkelanjutan. Ia menekankan budaya Bali perlu tetap dijaga agar pariwisata tidak hanya menghasilkan aktivitas ekonomi, tetapi juga mendukung keberlanjutan kebudayaan.
Budaya sebagai modal pariwisata
Menurut Bali Post, Fadli menilai ekosistem kebudayaan Bali yang terbentuk dalam waktu panjang dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Ia mengatakan ekosistem itu perlu dipelihara karena budaya dapat melemah jika pelaku budaya meninggalkan adat istiadat, agama, dan seni yang menjadi ekspresi masyarakat Bali.
Detik melaporkan Fadli juga menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan mempercepat program pelindungan warisan budaya, baik yang bersifat bendawi maupun takbenda. Ia menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu mitra dalam pemajuan kebudayaan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekosistem seni.
Utsawa Bali Sani ke-11 menjadi ruang pertemuan seni, pendidikan, pengetahuan, dan tradisi. NusaBali melaporkan kegiatan tersebut kembali digelar setelah sempat vakum selama enam tahun dan dibuka Fadli di Kampus Universitas Hindu Indonesia pada Kamis malam.
Fadli menyatakan ekonomi berbasis budaya dapat terus tumbuh apabila ekosistem kebudayaan dan manusia yang menjaganya tetap terlindungi. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian pembukaan kegiatan, bukan sebagai pengumuman kebijakan pembatasan jumlah wisatawan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali 22 September 2026: Baik Buka Lahan, Hindari Bangun Rumah
Ala ayuning dewasa kalender Bali untuk Selasa 22 September 2026 disebut baik digunakan membuka lahan pertanian baru, sedangkan kurang dianjurkan untuk…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





