Bali Aktual

Senin, 5 Oktober 2026

Tanah Lot Bali: lokasi, sejarah, dan alasan pura ini penting bagi wisata Bali

Pura Tanah Lot di Tabanan adalah pura laut sekaligus ikon wisata budaya Bali; kawasan ini dikenal karena berdiri di atas batu karang, luasnya sekitar 28,58 hektare, dan terkait erat dengan tradisi Odalan setiap 210 hari.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pura di Tanah Lot, Bali.
Foto arsip: Pura di Tanah Lot, Bali. · Foto: Angie872 / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Pura Tanah Lot adalah kawasan pura laut dan ikon wisata budaya di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Kawasan ini dikenal karena berdiri di atas batu karang di pesisir selatan Bali dan menjadi tujuan ziarah serta kunjungan wisata, menurut Indonesia.travel, 2025.

Di mana Tanah Lot berada?

Tanah Lot berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Indonesia.travel menyebut kawasan wisatanya mencakup sekitar 28,58 hektare, termasuk area pura, ruang terbuka, fasilitas wisata, persawahan, dan infrastruktur pendukung, menurut Indonesia.travel, 2025.

Lokasinya berada di pesisir barat daya Bali, sehingga aksesnya terkait jalur wisata Tabanan dan Denpasar. Pusat kawasan ini adalah Pura Luhur Tanah Lot, pura Hindu yang berdiri di atas formasi batu karang di tepi laut, menurut Indonesia.travel, 2025.

Mengapa Tanah Lot penting bagi Bali?

Tanah Lot penting karena berfungsi sebagai tempat ibadah Hindu sekaligus penanda identitas pariwisata Bali. World Monuments Fund menyebut Pura Tanah Lot sebagai kompleks pura kuno yang dibangun pada abad ke-15 dan ke-16, dan Indonesia.travel menempatkannya sebagai daya tarik budaya di Bali, menurut WMF, 2025 dan Indonesia.travel, 2025.

Dalam tradisi setempat, situs ini dikaitkan dengan Dang Hyang Nirartha dan dipersembahkan kepada Dewa Baruna atau Bhatara Segara, dewa laut. Indonesia.travel dan World Monuments Fund sama-sama menegaskan kaitan itu dalam uraian sejarah dan fungsi religiusnya, menurut Indonesia.travel, 2025 dan WMF, 2025.

Apa yang membuat bentuk Tanah Lot berbeda?

Keunikan Tanah Lot terletak pada posisi pura yang tampak seperti berada di tengah laut saat air pasang. Love Bali menjelaskan bahwa saat air surut, orang dapat berjalan mendekat ke pura, sedangkan saat air pasang pulau batu itu tampak terpisah dari daratan, menurut Love Bali, 2025.

World Monuments Fund juga menyebut lokasi pura ini berada di atas batu karang besar yang terpisah dari daratan, dan pada 1986 dipasang 100 penyangga beton di garis pantainya untuk mengatasi erosi, menurut WMF, 2025. Informasi itu penting karena menjelaskan mengapa kawasan ini tetap menjadi situs yang rapuh sekaligus ramai dikunjungi.

Apa yang biasanya dipakai pengunjung sebagai patokan?

Indonesia.travel mencatat tiket wisatawan domestik adalah Rp30.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak usia 5–10 tahun, sedangkan tiket wisatawan mancanegara Rp75.000 untuk dewasa dan Rp40.000 untuk anak-anak, menurut Indonesia.travel, 2025. Detik Bali juga menuliskan lokasi Tanah Lot di Beraban, Kediri, Tabanan, sebagai rujukan praktis bagi pengunjung, menurut Detik Bali, 2022.

  • Kawasan Tanah Lot berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
  • Indonesia.travel menyebut luas kawasan wisata Tanah Lot sekitar 28,58 hektare pada 2025.
  • WMF mencatat 100 penyangga beton dipasang pada 1986 untuk mengatasi erosi pantai.

Kapan Tanah Lot biasanya dianggap paling penting untuk dikunjungi?

Indonesia.travel menyebut waktu yang kerap dianggap istimewa adalah saat Odalan, yang berlangsung setiap 210 hari. Dalam tradisi Bali, momen itu menghubungkan fungsi religius pura dengan arus kunjungan wisata yang biasanya meningkat pada hari upacara, menurut Indonesia.travel, 2025 dan Time Out, 2025.

Tanah Lot karena itu bukan sekadar objek foto, tetapi juga situs ibadah yang masih hidup. Bagi pembaca di Bali, pertanyaan utamanya bukan hanya letaknya, melainkan bagaimana kawasan ini diperlakukan sebagai ruang sakral, ruang publik, dan aset wisata sekaligus, menurut Indonesia.travel, 2025 dan WMF, 2025.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.