Bali Aktual

Rabu, 23 September 2026

Sekitar 4.515 Meter Kubik Sedimen Telah Dikeluarkan dari Waduk Muara Nusa Dua

BWS Bali Penida telah mengeluarkan sekitar 4.515 meter kubik sedimen dari Waduk Muara Nusa Dua. Pengerukan swakelola ditargetkan selesai pada November 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning dengan ember derek berada di atas tongkang di area perairan dekat dermaga.
Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning dengan ember derek berada di atas tongkang di area perairan dekat dermaga. · Foto: David McElwee / Pexels

Denpasar — BWS Bali Penida telah mengeluarkan sekitar 4.515 meter kubik sedimen dari Waduk Muara Nusa Dua hingga 22 September 2026 melalui pengerukan swakelola.

Pengerukan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Bali Penida. Sedimen hasil pengerukan dibawa ke lokasi pembuangan di Jalan Bypass Ngurah Rai.

Langkah ini menyasar sedimentasi di waduk yang menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir dan penyediaan air baku. Waduk Muara Nusa Dua berkaitan dengan aliran Tukad Badung di Kota Denpasar serta pasokan air baku menuju instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pengerukan menjaga fungsi waduk bagi Denpasar dan Badung

Bagi warga di Denpasar, terutama kawasan yang terhubung dengan aliran Tukad Badung, pengerukan berarti kapasitas tampungan waduk diupayakan tetap tersedia saat aliran air meningkat. Bagi pelanggan air baku di kawasan layanan PDAM, pekerjaan ini juga berkaitan dengan kelancaran pasokan.

Waduk Muara Nusa Dua berada di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, sementara pemberitaan BWS Bali Penida menyebut keterkaitannya dengan sistem air dan aliran di wilayah Denpasar. Sedimen yang dikeluarkan dari waduk tidak dibuang di lokasi pengerukan, melainkan dipindahkan ke Jalan Bypass Ngurah Rai.

Pekerjaan swakelola masih berlangsung. Laporan tersebut menargetkan pengerukan selesai pada November 2026, sehingga perubahan bagi pembaca hari ini adalah pekerjaan pengurangan sedimen masih berjalan dan belum memasuki tahap akhir.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Lingkungan

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.