Pertamina Pertahankan Harga BBM di Bali pada 21 September
Harga BBM Pertamina di Bali pada 21 September 2026 tidak berubah. Pertalite Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800, dan Pertamax Rp15.950.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak berubah pada 21 September 2026, termasuk Pertalite Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp15.950 per liter.
Daftar yang diberlakukan untuk wilayah Bali mencantumkan Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, serta Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Harga tersebut menjadi acuan bagi krama yang mengisi kendaraan untuk bekerja, mengantar anak, mengangkut kebutuhan banjar, atau bepergian antar-kabupaten.
Harga tetap membantu warga Bali menghitung biaya perjalanan
Bagi pembaca di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan kabupaten lain di Bali, tidak ada perubahan tarif BBM yang perlu diperhitungkan pada hari itu. Pengendara dapat memakai harga per liter sesuai jenis BBM dan kebutuhan kendaraannya.
Pertalite merupakan BBM bersubsidi dengan angka oktan 90, sedangkan Pertamax memiliki angka oktan 92. Solar subsidi atau Biosolar tercantum dengan harga Rp6.800 per liter. Produk nonsubsidi lain memiliki harga berbeda, sehingga pembaca perlu memastikan jenis BBM sebelum mengisi tangki.
Untuk perjalanan melalui kawasan Kuta, Badung, atau pusat Denpasar, informasi ini terutama berguna saat menghitung pengeluaran harian dan biaya operasional usaha. Harga per liter tetap, tetapi total pembayaran tetap mengikuti jumlah BBM yang dibeli.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
UMK Klungkung 2026: Berapa Angkanya dan Kenapa Ikut UMP Bali?
Klungkung tidak memiliki UMK sendiri pada 2026; angka yang dipakai adalah UMP Bali 2026 sebesar Rp3.207.459 per bulan, berlaku sejak 1 Januari 2026.
Terbaru di Ekonomi

Baca juga





