Bali Aktual

Minggu, 27 September 2026

Penjualan Ritel Bali Menguat, Inflasi Agustus Capai 3,45 Persen

Bank Indonesia mencatat IPR Bali tumbuh 1,7 persen pada Juli 2026 dan memprakirakan kenaikan 0,5 persen pada Agustus. Inflasi Agustus mencapai 3,45 persen.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah troli belanja berbahan logam berdiri di atas trotoar berubin.
Ilustrasi: Sebuah troli belanja berbahan logam berdiri di atas trotoar berubin. · Foto: Paul Seling / Pexels

Denpasar — Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali pada Juli 2026 tumbuh 1,7 persen secara bulanan dan memprakirakan kenaikan 0,5 persen pada Agustus 2026.

Catatan tersebut menunjukkan penjualan eceran Bali masih berada pada level optimistis. Kenaikan Juli terutama ditopang kategori sandang sebesar 7,9 persen, makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,9 persen, serta barang budaya dan rekreasi sebesar 3,5 persen secara bulanan.

Pada Agustus 2026, IPR Bali diprakirakan berada pada level 129,2. Perkiraan kenaikan penjualan didukung permintaan terhadap bahan bakar kendaraan bermotor, barang budaya dan rekreasi, serta suku cadang dan aksesori.

Perubahan harga perlu dibaca bersama daya beli krama

Inflasi Bali naik dari 2,42 persen pada Juli menjadi 3,45 persen pada Agustus 2026 secara tahunan. Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat inflasi Agustus secara bulanan sebesar 0,61 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sampai Agustus mencapai 2,16 persen.

Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten lain di Bali, angka ini memberi konteks saat mengatur belanja rumah tangga, kebutuhan usaha di banjar, serta pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata. Kenaikan harga tahunan terutama berasal dari kelompok transportasi yang mengalami kenaikan 6,98 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 1,16 persen.

Yang berubah bagi pembaca hari itu adalah patokan belanja: penjualan eceran diperkirakan naik 0,5 persen pada Agustus, sementara inflasi tahunan sudah berada di 3,45 persen. Pengeluaran transportasi dan kebutuhan konsumsi perlu diperhitungkan dengan angka tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.