Pembangunan Trem Bandara Ngurah Rai-Canggu Ditargetkan Dimulai 2027
Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan pembangunan trem listrik berbasis baterai dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Canggu dimulai pada 2027 untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan pembangunan trem yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Canggu ditargetkan dimulai pada 2027. Koster menyampaikan hal itu dalam rapat paripurna DPRD Bali pada 21 September 2026.
Mengapa ini penting: Jika terealisasi, trem ini akan menambah pilihan transportasi pada koridor Bandara Ngurah Rai-Canggu, dengan trase awal ditargetkan beroperasi pada 2028.
Menurut Koster, PT Kereta Api Indonesia telah tiga kali memaparkan rencana proyek tersebut, termasuk kebutuhan anggarannya. Ia mengatakan proyek itu merupakan tindak lanjut arahan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional kepada Direktur Utama KAI untuk mengatasi kepadatan lalu lintas dari kawasan bandara menuju Canggu.
Rencana tersebut mencakup trem listrik berbasis baterai dengan konsep pariwisata dan budaya. Pemerintah Provinsi Bali menyatakan desainnya akan memperhatikan estetika budaya Bali agar pembangunan moda transportasi itu tidak mengurangi karakter kawasan pariwisata.
Pemprov Bali sebelumnya menargetkan peletakan batu pertama proyek pada Maret 2027. RRI melaporkan trase awal ditargetkan mulai beroperasi pada 2028, sedangkan seluruh jalur hingga Canggu ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2029.
Rute dan tujuan pembangunan
Rute trem direncanakan menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu di Kabupaten Badung. Rencana pengembangan ini melibatkan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan KAI.
Media Indonesia melaporkan trem tersebut diproyeksikan melayani perjalanan dari bandara menuju Canggu dengan kapasitas sekitar 15.000 hingga 20.000 penumpang per jam. Jeda keberangkatan dirancang sekitar 10 menit, dengan kapasitas angkut maksimal sekitar 60.000 penumpang per hari.
Detik Bali melaporkan Koster berharap peletakan batu pertama proyek dapat dilakukan oleh presiden. Pemerintah daerah dan KAI masih menyiapkan tahapan pembangunan sesuai rencana proyek yang telah dipaparkan kepada pemerintah provinsi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Koster Paparkan Optimalisasi PAD Bali dalam Perubahan APBD 2026
Gubernur Bali Wayan Koster menyebut optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026 mencakup basis data, digitalisasi, kepatuhan pajak dan retribusi, aset,…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga





