Bali Aktual

Minggu, 11 Oktober 2026

New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar di Bali

New Asia Forum menargetkan investasi US$30 miliar atau sekitar Rp536,74 triliun melalui forum di Bali pada 3–4 Desember 2026. Agenda mencakup delapan sektor strategis.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Rice fields, Rice terraces, Tirta Gangga, Bali, Indonesia.
Foto arsip: Rice fields, Rice terraces, Tirta Gangga, Bali, Indonesia. · Foto: Vyacheslav Argenberg / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Denpasar — New Asia Forum menargetkan investasi US$30 miliar atau sekitar Rp536,74 triliun di kawasan Asia melalui forum di Bali pada 3–4 Desember 2026.

Penyelenggara menyampaikan target baru itu pada 10 Oktober 2026. Forum perdana tersebut akan mempertemukan investor, pembuat kebijakan, investor berdaulat, kepala negara, menteri, serta pimpinan perusahaan global dengan peluang investasi yang telah disiapkan.

New Asia Forum didukung Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia dan diselenggarakan Richard Attias & Associates. Forum ini diarahkan untuk menghubungkan modal jangka panjang dengan proyek dan kemitraan yang dapat diwujudkan menjadi komitmen investasi.

Target Rp536,74 triliun membuka perhatian pada sektor Bali

Delapan sektor strategis yang menjadi fokus forum meliputi sumber daya strategis dan hilirisasi, energi dan ketenagalistrikan, mobilitas dan manufaktur lanjutan, infrastruktur digital dan kecerdasan buatan, pangan dan agribisnis, perdagangan dan konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan dan sumber daya manusia.

Bagi pembaca di Bali, forum ini menempatkan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu bidang pembahasan dalam agenda investasi kawasan. Bali disebut sebagai lokasi penyelenggaraan, tanpa keterangan kecamatan.

Forum berlangsung selama dua hari dan dirancang sebagai pertemuan berdasarkan undangan. Penyelenggara menyebut acara itu akan dihadiri lebih dari 1.000 pemimpin, dengan lebih dari 100 pembicara dan lebih dari 40 sesi.

Perubahan yang bisa dipantau pembaca hari ini adalah agenda forum pada 3–4 Desember 2026 serta target investasi US$30 miliar atau sekitar Rp536,74 triliun; belum ada informasi perubahan tarif, jalur, atau tenggat layanan publik di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.