Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

MBG Bali Menjangkau 618.300 Penerima, Buleleng Terbanyak

Data hingga 15 September 2026 mencatat 277 SPPG dengan 12.503 petugas melayani 618.300 penerima MBG di Bali. Buleleng terbanyak, 107.673 orang.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampak atas tangan memotong mentimun di samping deretan kotak bekal berisi buah dan camilan sehat.
Ilustrasi: Tampak atas tangan memotong mentimun di samping deretan kotak bekal berisi buah dan camilan sehat. · Foto: Vanessa Loring / Pexels

Denpasar — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali menjangkau 618.300 penerima manfaat berdasarkan data hingga 15 September 2026. Data itu disampaikan pada 1 Oktober 2026, dengan 277 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi dan didukung 12.503 petugas.

SPPG adalah dapur pelayanan MBG. Sebaran penerima terbanyak berada di Kabupaten Buleleng, yakni 107.673 orang. Kota Denpasar berada berikutnya dengan 106.223 orang. Data yang tersedia dalam laporan tidak merinci kecamatan untuk angka tingkat provinsi dan kabupaten tersebut.

Mengapa data MBG Bali penting bagi pembaca

Angka ini menunjukkan skala layanan MBG yang sudah berjalan di Bali sekaligus memperlihatkan wilayah dengan penerima paling banyak. Bagi krama, keluarga, dan satuan pendidikan, informasi tersebut membantu membaca cakupan program berdasarkan kabupaten/kota, termasuk posisi Buleleng sebagai daerah dengan penerima terbanyak.

Laporan juga mencatat jumlah SPPG masih 277 unit. Dengan dukungan 12.503 petugas, dapur-dapur itu melayani 618.300 penerima manfaat di seluruh Bali. Program ini menyasar penerima manfaat MBG, tetapi laporan yang tersedia tidak memuat jadwal pembagian, lokasi dapur, atau perubahan layanan harian per kecamatan.

Perbandingan wilayah menunjukkan Kota Denpasar memiliki 106.223 penerima, sedangkan Buleleng mencapai 107.673 orang. Kabupaten Klungkung tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima paling sedikit, tanpa angka rinci dalam laporan tersebut.

Untuk pembaca di Buleleng, perubahan yang dapat dipastikan hari itu adalah pembaruan angka cakupan program: 107.673 penerima manfaat tercatat sebagai yang terbanyak di Bali. Jadwal, jalur distribusi, dan tenggat layanan tidak disebutkan dalam laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.