MBG Bali Menjangkau 618.300 Penerima, Buleleng Terbanyak
Data hingga 15 September 2026 mencatat 277 SPPG dengan 12.503 petugas melayani 618.300 penerima MBG di Bali. Buleleng terbanyak, 107.673 orang.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali menjangkau 618.300 penerima manfaat berdasarkan data hingga 15 September 2026. Data itu disampaikan pada 1 Oktober 2026, dengan 277 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi dan didukung 12.503 petugas.
SPPG adalah dapur pelayanan MBG. Sebaran penerima terbanyak berada di Kabupaten Buleleng, yakni 107.673 orang. Kota Denpasar berada berikutnya dengan 106.223 orang. Data yang tersedia dalam laporan tidak merinci kecamatan untuk angka tingkat provinsi dan kabupaten tersebut.
Mengapa data MBG Bali penting bagi pembaca
Angka ini menunjukkan skala layanan MBG yang sudah berjalan di Bali sekaligus memperlihatkan wilayah dengan penerima paling banyak. Bagi krama, keluarga, dan satuan pendidikan, informasi tersebut membantu membaca cakupan program berdasarkan kabupaten/kota, termasuk posisi Buleleng sebagai daerah dengan penerima terbanyak.
Laporan juga mencatat jumlah SPPG masih 277 unit. Dengan dukungan 12.503 petugas, dapur-dapur itu melayani 618.300 penerima manfaat di seluruh Bali. Program ini menyasar penerima manfaat MBG, tetapi laporan yang tersedia tidak memuat jadwal pembagian, lokasi dapur, atau perubahan layanan harian per kecamatan.
Perbandingan wilayah menunjukkan Kota Denpasar memiliki 106.223 penerima, sedangkan Buleleng mencapai 107.673 orang. Kabupaten Klungkung tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima paling sedikit, tanpa angka rinci dalam laporan tersebut.
Untuk pembaca di Buleleng, perubahan yang dapat dipastikan hari itu adalah pembaruan angka cakupan program: 107.673 penerima manfaat tercatat sebagai yang terbanyak di Bali. Jadwal, jalur distribusi, dan tenggat layanan tidak disebutkan dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Bali sebagai Pusat Keuangan Internasional
Pemerintah menyiapkan Bali dan Jakarta sebagai pusat keuangan internasional. Rencana Bali dibahas Natalius Pigai dalam forum bisnis Indonesia-Timor-Le…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga





