Denpasar Catat 29 Gempa Bali pada Pekan Kedua September
Stasiun Geofisika Denpasar mencatat 29 gempa di Bali dan sekitarnya pada pekan kedua September 2026. Sebanyak 24 kejadian tergolong dangkal.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Denpasar — Stasiun Geofisika Denpasar mencatat 29 kejadian gempa bumi di Bali dan sekitarnya pada pekan kedua September 2026. Data itu mencakup magnitudo 1.8 hingga 3.7, dengan 24 kejadian atau 82 persen tergolong gempa dangkal.
Gempa dangkal yang dimaksud memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer. Selain itu, tercatat empat gempa dengan kedalaman menengah, yakni 60–300 kilometer, serta satu gempa dalam. Laporan tersebut menyebut tidak ada kejadian bermagnitudo di atas 5 pada periode itu.
Data gempa menjadi acuan kewaspadaan warga Bali
Bagi warga di Denpasar dan kabupaten/kota lain di Bali, catatan ini penting sebagai gambaran aktivitas kegempaan terbaru, bukan penanda bahwa seluruh gempa dirasakan di permukiman. Wilayah yang disebut dalam laporan mencakup Bali dan sekitarnya, sementara laporan tidak merinci kecamatan tertentu di Bali.
Stasiun Geofisika Denpasar merupakan unit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang memantau aktivitas gempa. Pada pekan pertama September 2026, stasiun yang sama sebelumnya mencatat 19 kejadian dengan magnitudo 1.9 hingga 3.5. Data pekan kedua menunjukkan jumlah kejadian dan komposisinya berbeda dari catatan sebelumnya.
Untuk pembaca hari ini, perubahan praktisnya adalah informasi pemantauan: tidak ada jadwal, tarif, jalur, atau penutupan layanan yang disebut berubah dalam laporan. Warga tetap dapat menggunakan informasi resmi kebencanaan sebagai rujukan jika terjadi guncangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
UMK Klungkung 2026: Berapa Angkanya dan Kenapa Ikut UMP Bali?
Klungkung tidak memiliki UMK sendiri pada 2026; angka yang dipakai adalah UMP Bali 2026 sebesar Rp3.207.459 per bulan, berlaku sejak 1 Januari 2026.
Terbaru di Lingkungan

Baca juga





