Bali Aktual

Jumat, 2 Oktober 2026

Badung Alokasikan Rp 1,16 Triliun untuk Tekan Kemiskinan

Pemkab Badung menyiapkan Rp 1,16 triliun pada 2026 untuk penanganan kemiskinan. Anggaran mencakup kebutuhan dasar, layanan publik, serta jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah tangan memegang segenggam beras putih di atas nampan anyaman bambu.
Ilustrasi: Sebuah tangan memegang segenggam beras putih di atas nampan anyaman bambu. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Badung — Pemerintah Kabupaten Badung mengalokasikan Rp 1,16 triliun pada 2026 untuk penanganan kemiskinan. Kebijakan ini disampaikan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta setelah memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan 2026 di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (30/9/2026).

Anggaran tersebut diarahkan untuk mempertahankan tren penurunan kemiskinan sekaligus memastikan program lintas bidang berjalan lebih terarah. Pemerintah Kabupaten Badung menyebut angka kemiskinan di wilayahnya turun menjadi 1,9 persen pada 2025.

Anggaran menyentuh kebutuhan dasar warga Badung

Program yang dibiayai mencakup empat kelompok utama. Pertama, kebutuhan pangan, papan, dan sandang. Kedua, pendidikan dan kesehatan. Ketiga, adat, agama, dan budaya. Keempat, jaminan sosial, sosial, dan ketenagakerjaan.

Bagi warga di Kabupaten Badung, termasuk di kecamatan-kecamatan seperti Kuta (Badung), kebijakan ini penting karena penanganan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan bantuan tunai. Cakupannya juga menyentuh kebutuhan dasar, layanan pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan sosial dan ketenagakerjaan.

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk menyatukan intervensi pemerintah daerah melalui bidang-bidang yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan anggaran itu setelah angka kemiskinan pada 2025 tercatat 1,9 persen.

Langkah berikutnya yang disebutkan adalah sensus mandiri bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Pendataan itu ditujukan untuk memastikan intervensi program benar-benar tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Badung juga mematok target jangka panjang agar angka kemiskinan berada pada kisaran 1,05 persen hingga 1,75 persen pada 2030. Untuk pembaca hari ini, perubahan utamanya adalah arah anggaran 2026 sudah ditetapkan dan akan diterjemahkan ke program pangan, papan, sandang, pendidikan, kesehatan, adat, agama, budaya, serta jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.