Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

Retribusi Pariwisata Bangli Capai Rp26,7 Miliar hingga September

Realisasi retribusi pariwisata Bangli mencapai Rp26,7 miliar hingga 30 September 2026. Penglipuran dan Kintamani menjadi penyumbang terbesar, sementara kunjungan harian Kintamani menurun.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara Gunung Batur dan Danau Batur di bawah langit biru berawan.
Ilustrasi: Pemandangan udara Gunung Batur dan Danau Batur di bawah langit biru berawan. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Bangli — Realisasi retribusi pariwisata Kabupaten Bangli mencapai Rp26,7 miliar atau 45,41 persen dari target Rp58,8 miliar hingga 30 September 2026.

Capaian itu berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) sektor retribusi pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, I Wayan Dirga Yusa, menyebut capaian tersebut belum optimal karena pencatatan kunjungan di Daya Tarik Wisata (DTW) Batur, Kintamani, menurun dari Agustus ke September.

Realisasi hingga akhir September 2026 terdiri atas Kawasan Pariwisata Kintamani sebesar Rp9,8 miliar lebih dan Desa Wisata Penglipuran sebesar Rp16,4 miliar lebih. Objek Wisata Kehen menyumbang Rp385 juta lebih, Penulisan Rp18,6 juta lebih, sedangkan Trunyan Rp86,2 juta.

Dua kawasan menjadi penyumbang terbesar, yakni Desa Wisata Penglipuran dan Kawasan Pariwisata Kintamani. Rata-rata kunjungan harian di kawasan Kintamani juga turun dari 1.200 orang per hari menjadi 900 orang per hari.

Perubahan capaian retribusi perlu diperhatikan wisatawan

Bagi pembaca yang berwisata ke Bangli, terutama ke Kintamani dan Penglipuran, angka ini menggambarkan perkembangan penerimaan dari kunjungan wisata hingga 30 September 2026. Kintamani mencakup kawasan wisata di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, sementara Penglipuran berada di wilayah Kabupaten Bangli.

Penurunan kunjungan di DTW Batur, Kintamani, menjadi faktor yang disebut memengaruhi capaian retribusi.

Informasi yang berubah bagi pembaca adalah catatan jumlah kunjungan harian di kawasan Kintamani: dari 1.200 orang per hari menjadi 900 orang per hari. Rincian penerimaan tiap objek wisata juga menjadi konteks penting ketika pembaca merencanakan kunjungan ke kawasan pariwisata Bangli.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.