Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

RAPBD Gianyar 2027 Proyeksikan Surplus Rp60,805 Miliar

RAPBD Kabupaten Gianyar 2027 merencanakan pendapatan Rp3,751 triliun lebih dan belanja Rp3,690 triliun lebih. Surplus diproyeksikan Rp60,805 miliar lebih.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang menghitung dengan kalkulator di samping buku catatan dan uang tunai di meja kayu.
Ilustrasi: Seseorang menghitung dengan kalkulator di samping buku catatan dan uang tunai di meja kayu. · Foto: olia danilevich / Pexels

Gianyar — Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2027 pada Rabu, 7 Oktober 2026, dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar.

RAPBD 2027 merencanakan pendapatan daerah sebesar Rp3,751 triliun lebih. Pendapatan itu terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,478 triliun lebih dan pendapatan transfer sebesar Rp1,272 triliun lebih. PAD disebut meningkat sekitar Rp81,540 miliar atau 3,40 persen dibandingkan PAD Tahun Anggaran 2026.

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp3,690 triliun lebih. Rinciannya meliputi belanja operasi Rp2,619 triliun lebih, belanja modal Rp707,669 miliar lebih, belanja tidak terduga Rp8,500 miliar, dan belanja transfer Rp354,368 miliar lebih.

Surplus menjadi gambaran ruang pembiayaan Gianyar

Dengan susunan pendapatan dan belanja itu, RAPBD Gianyar Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mengalami surplus sebesar Rp60,805 miliar lebih. Surplus tersebut selanjutnya digunakan untuk menutup pembiayaan netto yang diproyeksikan minus dalam jumlah yang sama.

Bagi pembaca di Kabupaten Gianyar, termasuk krama di kecamatan seperti Ubud, Blahbatuh, Sukawati, dan wilayah lainnya, angka ini menunjukkan arah awal kebijakan keuangan daerah untuk tahun anggaran mendatang. Namun, RAPBD masih merupakan rancangan yang disampaikan dalam sidang paripurna, bukan angka realisasi belanja yang sudah berjalan.

Penyusunan RAPBD dilakukan dengan menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dan kebijakan nasional, termasuk target kinerja, sasaran program dan kegiatan, serta pengelolaan keuangan daerah. Berita yang tersedia tidak menyebut perubahan tarif, jadwal layanan, jalur lalu lintas, atau tenggat pembayaran yang berlaku bagi warga pada hari ini.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.