Landak Jawa yang Dirawat Warga Prancis Diserahkan ke BKSDA Bali
BKSDA Bali menerima seekor landak Jawa dari warga negara Prancis di Amed, Karangasem, pada 30 September 2026 setelah satwa itu dirawat sekitar 1 bulan hingga sehat dan aktif.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Amed — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menerima seekor landak Jawa dari warga negara Prancis pada Rabu, 30 September 2026, di Banjar Dinas Purwakerti, Desa Amed, Kabupaten Karangasem.
Penyerahan dilakukan secara sukarela melalui Call Center BKSDA Bali. Landak itu sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi luka pada bagian tubuh dan hidung, lalu dirawat oleh Etienne Vilain selama kurang lebih 1 bulan sampai kembali sehat dan aktif.
Penyerahan landak memperkuat jalur pelaporan satwa di Karangasem
Bagi pembaca di Karangasem, peristiwa ini menunjukkan jalur yang dapat digunakan ketika menemukan satwa liar yang memerlukan pertolongan. Warga dapat menyampaikan informasi kepada BKSDA Bali melalui Call Center, sehingga satwa tidak langsung dipelihara atau dipindahkan tanpa koordinasi dengan pihak berwenang.
Lokasi penyerahan berada di Desa Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Etienne Vilain merawat landak tersebut setelah satwa ditemukan dalam keadaan terluka. Setelah kondisinya sehat dan aktif, landak diserahkan kepada BKSDA Bali pada 30 September 2026.
Perubahan yang berlaku bagi pembaca hari itu adalah tersedianya contoh penanganan satwa liar melalui pelaporan kepada BKSDA Bali. Jika menemukan satwa serupa, warga dapat menggunakan Call Center BKSDA Bali untuk meminta arahan penanganan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Bupati Karangasem: siapa yang menjabat dan apa perannya di anggaran daerah
I Gusti Putu Parwata, atau Gus Par, menjabat Bupati Karangasem periode 2025-2030. Nama ini paling sering muncul di berita soal APBD Perubahan, proyek…
Terbaru di Budaya

Berita utama hari ini

Baca juga





