Jalan Baru 1,5 Km di Sangketan Tabanan Dibuka Secara Swadaya
Jalan desa baru sepanjang sekitar 1,5–1,6 kilometer dengan lebar 5 meter mulai dibuka di Desa Sangketan, Penebel, Tabanan, pada Sabtu, 12 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca Diperbarui
Sangketan, Tabanan — Jalan baru sepanjang sekitar 1,5 hingga 1,6 kilometer dengan lebar 5 meter mulai dibuka di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Sabtu, 12 September 2026. Akses ini menghubungkan wilayah Munduk Dawa dan Banjar Dinas Puring serta kawasan Pekandalen sebagai jalur menuju SD Negeri 6 Penatahan, Pura Luhur Tambawaras, dan Pura Pucak Sari.
Pembukaan jalan dipimpin Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta. Setelah seremoni, warga bersama pengurus Demokrat, termasuk PAC Demokrat Penebel, melanjutkan pengurukan dan pengerasan awal badan jalan menggunakan batu kapur (limestone) secara gotong royong.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pengurus partai dan perangkat desa, antara lain Ketua DPC Demokrat Tabanan I Wayan Adnyana, anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Semara Putra, Ketua PAC Demokrat Penebel I Made Suka Wijaya, serta Perbekel Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta.
Spesifikasi dan tahapan pekerjaan
Menurut laporan Duta Bali News, panjang jalan yang dibuka sekitar 1,6 kilometer dengan lebar 5 meter, menghubungkan dua wilayah banjar dinas maupun adat, yakni Munduk Dawa dan Banjar Dinas Puring. Laporan lain menyebut panjang akses kurang lebih 1,5 kilometer dengan lebar serupa.
Pekerjaan tahap awal berupa pembukaan lahan, pembabatan semak, perataan tanah, dan penataan medan terjal, dilanjutkan pemadatan badan jalan dengan urukan limestone agar akses lebih mudah dilalui.
Sejumlah sumber menyebut pengerjaan awal pembukaan dan pematangan badan jalan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Ada pula yang menyebut dalam proposal awal pengerjaan direncanakan enam hari, namun di lapangan telah berjalan delapan hari dan jalur belum sepenuhnya tembus.
Gotong royong dan hibah lahan warga
Made Mudarta menyatakan pembukaan jalan dilakukan secara swadaya dan gotong royong tanpa menggunakan dana pemerintah, dengan pertimbangan efisiensi fiskal negara. Pendanaan mengandalkan partisipasi masyarakat dan dukungan struktural Partai Demokrat.
Sejumlah warga pemilik lahan di Desa Sangketan disebut rela menghibahkan tanah tanpa ganti rugi demi kepentingan umum dan penyediaan akses jalan desa. Menurut pengurus PAC Demokrat Penebel I Made Suka Wijaya, jalur ini telah lama diharapkan masyarakat dan sebelumnya belum terealisasi.
Partisipasi warga diwujudkan melalui kerja bakti membuka lahan jalan, mengerjakan urukan batu kapur, dan membantu penataan badan jalan bersama kader dan simpatisan Demokrat.
Manfaat akses bagi warga
Made Mudarta menjelaskan, akses baru di Sangketan diperlukan untuk melancarkan transportasi warga, memperkuat konektivitas antarkawasan desa, serta membuka jalan menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi. Ia menyebut jalur tersebut akan membantu distribusi hasil masyarakat dan memotong jarak tempuh ke sekolah serta pura yang menjadi pusat aktivitas warga.
Menurut sejumlah laporan, jalan ini diperkirakan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 500 kepala keluarga yang tinggal di wilayah Munduk Dawa, Puring, Pekandalen, dan sekitarnya. Perbekel Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diterima masyarakat dan menyebut jalan baru tersebut membantu aktivitas warga desa.
Pengurus Demokrat Bali menegaskan akan mendampingi pembangunan secara bertahap hingga badan jalan terbentuk dan akses dapat dimanfaatkan secara lebih permanen oleh warga, dengan rencana pelapisan berikutnya menggunakan aspal setelah pembahasan lanjutan dengan tokoh masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum & Kriminal
Dua WNA Diduga Curi Uang Pedagang Sembako di Tabanan
Dua warga negara asing diduga mencuri uang tunai milik pedagang sembako di Bajera, Selemadeg, Tabanan, Bali. Polisi sudah memeriksa korban, saksi, dan…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Baca juga





