Denpasar Belum Anggarkan Khusus Program Satu Keluarga Satu Sarjana
Pemkot Denpasar belum memiliki pos anggaran khusus untuk program Satu Keluarga Satu Sarjana. Perda, Perwali, pendataan calon penerima, dan koordinasi dengan Pemprov Bali masih disiapkan.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Pemkot Denpasar belum menyiapkan pos anggaran khusus untuk program Satu Keluarga Satu Sarjana pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pembiayaan program itu masih tersebar secara parsial pada Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan. Karena itu, program belum masuk tahap penganggaran khusus untuk satu keluarga satu sarjana.
Pemkot Denpasar masih menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar pelaksanaan. Pemerintah juga melakukan pendataan calon penerima dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Besaran kebutuhan anggaran dan target penerima belum diperinci.
Belum ada pos khusus, calon penerima masih didata
Bagi warga Denpasar, kondisi ini berarti program belum dapat dipakai sebagai dasar pencairan bantuan pendidikan khusus pada hari ini. Dukungan yang berkaitan dengan program masih berada di anggaran perangkat daerah, terutama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, bukan pada satu pos tersendiri.
Regulasi diperlukan agar pelaksanaan melalui kedua perangkat daerah tersebut memiliki dasar yang lebih kuat. Pendataan calon penerima menjadi tahap penting sebelum pemerintah menetapkan sasaran dan kebutuhan biaya. Hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali juga akan menjadi bagian dari pematangan program.
Pemkot Denpasar belum menyebutkan kapan pos anggaran khusus mulai tersedia. Pemerintah masih mematangkan regulasi, pendataan, dan koordinasi sebelum menentukan rincian penerima serta pembiayaannya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Inflasi Bali September Naik, Tabanan Tertinggi 4,54 Persen
Inflasi tahunan Bali pada September 2026 naik menjadi 3,79 persen. Tabanan tertinggi 4,54 persen, sementara cabai rawit dan daging ayam ras menekan ha…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





